beritadunesia-logo

Pesta Adat Pajukukang

Pajukukang adalah nama sebuah desa, pemukiman penduduk yang berada di antara tambak, empang, dan pesisir pantai yang mirip dengan pasar ikan. Lokasinya terletak sekitar 10 km sebelah Timur Kota Bantaeng.

Pesta adat Pajukukang dikenal sejak abad ke-14, sebuah pesta adat yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Sya’ban tahun Hijriah. Pada tanggal 10 Syaban 1427 Hijriah tahun ini, lokasi pesta yang biasanya di pinggiran jalan poros ke Bulukumba atau pesisir pantai sedikit dipindahkan ke tempat yang lebih luas, tapi tetap berada di sekitar tempat tersebut.

Pada perayaan pesta adat Pajukukang itu, kaum bangsawan, perangkat adat, dan rakyat biasa, semuanya bekumpul melakukan pertemuan untuk saling bersilaturrahmi dan bersukaria di antara mereka. Dalam pertemuan itu, mereka bersama-sama makan ikan yaitu jenis ikan belanak, bandeng, banjarak, dan kakap hasil tangkapannya di laut.

Pesta adat itu sendiri dirayakan selama 7 hari 7 malam. Acara pembukaan dilakukan di ibukota Kerajaan Gantarangkeke. Di sini ada prosesi ritual yang dikenal dengan nama Kawaru. Artinya, memuliakan atau menghormati.

Mereka melakukan penghormatan kepada arwah nenek moyang di Balla Lompoa Gantarangkeke. Setelah itu, dilanjutkan dengan adu ketangkasan dan tari-tarian. Acara berakhir setelah para penduduk di sana saling mengunjungi dan para tamu dijamu dengan makanan khas yang disebut Kaloli.

http://www.banteang.go.id